Tips Menyelesaikan Novel

  • date June 21 2022

Banyak faktor yang memengaruhi selama proses penulisan – mau cerita pendek atau panjang, pasti ada saja halangan yang membuat kita kesulitan untuk melanjutkannya. Jangan biarkan rasa malas merintangi penulisan Anda, cek tenggat waktu lagi, dan segera selesaikan apa yang telah Anda mulai!

 

Target realistis

Novel ini merupakan proyek perdana, sementara Anda belum pernah menulis cerita sebelumnya? Hm, bisa jadi ini yang membuat langkah Anda tersendat. Ada baiknya mulai dulu dengan membuat cerpen atau novelet sebelum mulai membuat novel. Penokohan dan alur dalam cerita pendek tidak serumit di novel, sehingga Anda akan lebih mudah menyelesaikannya. Sering-sering deh membuat novelet atau cerpen dulu, nanti kepercayaan diri Anda dan pengalaman Anda dengan sendirinya akan bertambah. Nah, setelah itu baru deh Anda bisa mulai membuat novel yang tingkat kerumitannya lebih tinggi.

 

Waktu produktif

Waktu produktif setiap orang berbeda. Ada yang merasa sangat produktif di pagi hari, sementara yang lain di malam dan bahkan dini hari. Bagaimana dengan Anda? Kapan Anda merasa menulis lebih lancar? Apakah setelah ngopi di pagi hari atau malah malam hari setelah tidak ada banyak suara? Setelah tahu jam produktif Anda, menulislah di saat itu. Dijamin, Anda pasti bisa menulis dengan lebih cepat.

 

Hari ini menulis, besok menulis, lusa juga menulis

Keterampilan menulis itu seperti keterampilan berolahraga, semakin dilatih, maka semakin ahli. Usahakan untuk menulis setiap hari sekalipun Anda sedang tidak ada deadline. Kalau pekerjaan utama Anda bukan pengarang, Anda juga bisa mencari waktu untuk secara rutin menulis, misalnya tiga hari sekali atau seminggu sekali. Jadikan kegiatan menulis sebagai rutinitas Anda dan kemampuan menulis Anda pasti akan meningkat.

 

Buat outline dulu

Sebelum mulai menulis cerita, ada baiknya Anda membuat outline ceritanya dulu. Ciptakan gambaran besar cerita Anda dan setiap tokoh, mulai dari karakteristiknya, latar belakang, sampai perkembangannya. Lalu susunlah sebuah alur cerita dah hubungkanlah antara peristiwa dalam alur, latar belakang tokoh, serta perkembangan dirinya. Membuat outline yang rapi dan memiliki isi yang saling berhubungan akan membuat Anda semakin mantap untuk membuat cerita Anda sampai selesai. Dengan begitu, Anda tidak akan membuang banyak waktu untuk memikirkan kelanjutan cerita Anda. Kalau bingung bagaimana cara menulis outline, baca deh di sini.

 

Jauhkan sumber gangguan

Saat Anda sedang menulis cerita, tutup jendela browser Anda dan aplikasi chat Anda. Gunakan fitur silent pada HP Anda dan jauhkan dari Anda. Sekalipun Anda hanya melakukannya sebentar, misalnya satu jam, hal ini bisa membantu Anda semakin fokus dalam proses menulis yang sulit dan membutuhkan fokus yang tidak terbagi.

 

Revisi? Nanti saja!

Kenyataannya, mayoritas draft pertama cerita masih kurang maksimal, jadi tenang saja, Anda tidak harus memaksakan draft pertama cerita Anda langsung sempurna kok. Untuk sementara, biarkan saja typo pada tulisan Anda, abaikan alat pengecek ejaan, dan jangan biarkan dikuasai kecemasan karena menginginkan cerita yang sempurna. Jika Anda bingung bagaimana cara membahasakan hal-hal tertentu, tuliskan saja dulu secara sederhana, baru nanti kembali lagi untuk menyempurnakannya setelah menyelesaikan cerita.

 

Masih perlu pendampingan untuk menyelesaikan atau menyunting tulisan Anda? Atau tertarik menggunakan jasa ghostwriting untuk membukukan ide-ide Anda? Kontak kami dengan mengisi kolom di bawah ini, atau klik nomor telepon di kanan bawah, Anda akan langsung terhubung dengan WA Kanakata Creative. Kami tunggu kabar Anda! (Kanakata Creative)

Send Message

location

GED 88, Tower A Level 38, Kota Kasablanca Jl. Casablanca Raya, Kav. 88, Jakarta 12870

email

marketing@kanakata.co

×