Peluang dari Menulis Artikel Perjalanan

  • date April 05 2022

Bicara mengenai travel writing alias tulisan perjalanan, ruang lingkupnya sangatlah luas. Ini bisa termasuk blog, memoar, liputan jurnalistik, cerita pendek, cerita non fiksi historis, buku mengenai alam, hingga buku panduan. Menurut catatan, kisah perjalanan mulai ditemukan pada awal abad kedua. Sejak itu, tulisan mengenai perjalanan menyediakan hiburan, inspirasi, juga edukasi kepada pembaca; bahkan peluang pekerjaan. Jika Anda berminat memperdalam bidang ini, setidaknya ada lima peluang yang bisa Anda ambil:

  1. Jurnalis. Anda berkesempatan berkeliling dunia (dengan biaya kantor) untuk menemukan dan melaporkan fakta seputar perjalanan yang Anda lakukan. Artikel perjalanan semacam ini bersifat obyektif, menggunakan gaya bercerita yang umumnya mengisahkan suatu destinasi beserta masyarakat yang tinggal di sana. Keduanya bisa merupakan penulis tetap atau penulis lepas. Era digital saat ini dipenuhi situs perjalanan yang berisi artikel-artikel perjalanan berkualitas. Jika Anda memiliki cerita yang unik, baru, dan belum banyak diulas dari perjalanan yang Anda lakukan, kirimkan ide topik Anda ke media online.
  2. Narablog. Menulis blog merupakan cara cepat untuk menerbitkan kisah perjalanan Anda sekaligus menemukan gaya menulis Anda. Selama Anda konsisten menulisnya, blog merupakan media promosi gratis dan efektif untuk memperkenalkan tulisan Anda kepada khalayak luas. Semakin banyak yang membaca, besar pula kesempatan untuk mendapatkan uang, termasuk dilirik oleh media lebih besar atau produser untuk menulis destinasi tertentu sesuai permohonan mereka.
  3. Pemandu wisata. Seiring pandemi yang (semoga) akan beralih ke endemi, profesi yang satu ini kemungkinan besar kembali naik daun. Ibarat jiwa dalam industri travel, pemandu wisata membantu pelancong untuk memperkenalkan hal istimewa dan menarik di satu tempat. Anda bisa memulainya dari rumah. Cobalah mengeksplorasi daerah tempat tinggal Anda, buat daftar tempat yang perlu dikunjungi oleh turis yang baru pertama kali bertandang ke sana.
  4. Penulis memoar perjalanan. Menulis memoar perjalanan melibatkan refleksi dari pengalaman perjalanan yang telah Anda lakukan dan bagaimana hal tersebut akan memengaruhi cara Anda memandang dunia. Anda bisa menerbitkan memoar ini secara independen atau mengajukan sinopsis ini ke penerbit buku.
  5. Travelogue atau sastra perjalanan. Istilah ini biasa digunakan untuk semua referensi yang berhubungan dengan film, buku, podcast, atau esai mengenai perjalanan. Misalnya, cerita Anda membutuhkan gambar atau visual agar lebih hidup, maka bisa diterjemahkan dalam bentuk video atau film pendek. (Kanakata Creative)

Send Message

location

GED 88, Tower A Level 38, Kota Kasablanca Jl. Casablanca Raya, Kav. 88, Jakarta 12870

email

marketing@kanakata.co

×