Membaca Biografi, Membaca Kehidupan

  • date April 05 2021

Menghidupkan kembali kenangan berharga yang nyaris usang. Mengetahui secara mendalam persoalan dan jalan hidup seseorang. Memperkaya wawasan dan sudut pandang. Menjadi rekan seperjalanan, menjadi saksi seluruh peristiwa yang menyertainya. Turut tertawa dan menangis kala dia diterpa bahagia dan bencana. Inilah pesona yang kita nikmati saat membaca sebuah biografi atau otobiografi.

Sebagai individu yang terus berkembang, tanpa disadari, setiap hari selalu ada wawasan baru yang bisa kita serap. Tidak usah berpikir besar-besar, saat mengantar orangtua vaksin saja, mungkin Anda menemukan hal baru yang tidak Anda ketahui sebelumnya. Atau saat mengambil keputusan untuk menentukan sekolah anak. Setiap kali kita melakukan sesuatu, besar kemungkinan kita menerapkan hal baru, berdasarkan pengalaman kita sebelumnya, dan itulah yang menjadikan kita pribadi yang lebih baik.

 

Biografi dan otobiografi menjadi salah satu media belajar itu. Kita tidak hanya belajar dari kisah si tokoh, namun secara tidak langsung sebagai pembaca, kita akan mendapat nilai-nilai baru di dalamnya. Sekilas, membaca biografi tidak ada bedanya dengan membaca genre lain. Namun setidaknya empat manfaat ini akan membuat hidup kita lebih berkualitas usai membaca biografi.

  • Mengajari pelajaran hidup yang sesungguhnya. Pada dasarnya, membaca biografi atau otobiografi, kita diajak untuk menyelami karakter seseorang melalui perjalanan hidupnya. Bukannya tidak mungkin, ada kesamaan antara kita dengan si tokoh. Saat kita mampu merefleksikan peristiwa yang tertulis di buku dengan hidup kita sendiri, kita akan menemukan formulasi tertentu bagaimana kehidupan orang lain bisa menjadi pelajaran bagi kita menjalani hidup. Dengan kata lain, kisah biografi menjadi silent mentor kita.
  • Menunjukkan bagaimana menghadapi situasi tertentu. Membaca perjalanan hidup seseorang, berarti mempelajari juga bagaimana saat mereka berhadapan dengan kesulitan. Kita akan tahu tip dan trik menghadapi hal-hal yang secara spesifik, penyebab satu masalah bisa terjadi, dan bagaimana yang seharusnya dilakukan, dan bagaimana akibatnya dalam jangka pendek dan panjang.
  • Memberikan motivasi tanpa henti. Isi biografi tidak hanya mengisahkan perjalanan hidup seseorang, tetapi bisa dikatakan juga sebagai buku self-help. Saat tokoh berjuang habis-habisan dan akhirnya berhasil keluar dari segala kesulitannya, bisa menjadi inspirasi bagi kita yang sedang dalam kondisi tidak menguntungkan.
  • Menumbuhkan empati. Membaca jatuh bangun kisah seseorang akan menumbuhkan rasa empati dalam diri, sekaligus hormat kepada si pemilik cerita. Ini bisa menjadi pelajaran moral dan bekal tersendiri, sehingga kita tidak menjadi pribadi yang mudah menghakimi dan lebih berempati pada persoalan orang lain. Terlebih, ketika kita merasa tersesat, merasa tak punya solusi, melalui cerita orang lain, kita akan belajar hal lain, dan pelan-pelan dapat menguraikan masalah yang kita alami. (Kanakata Creative)

Send Message

location

GED 88, Tower A Level 38, Kota Kasablanca Jl. Casablanca Raya, Kav. 88, Jakarta 12870

email

jessica@kanakata.co

phone

085921153583

×