Memasarkan Brand Via Youtube

  • date March 29 2021

YouTube adalah salah satu situs web terbesar dan merupakan mesin telusur terpopuler kedua setelah Google. Ini berarti bahwa platform ini menghadirkan potensi jangkauan yang sangat besar untuk bisnis Anda.Fakta ini sendiri menunjukkan bahwa popularitas Youtube tentu saja berbanding lurus dengan ada banyaknya persaingan. Menurut Statista, per Juli 2015, 400 jam video diunggah ke YouTube setiap menit. Jadi, jika ingin sukses di YouTube, pastikan bahwa Anda memiliki waktu dan sumber daya untuk mempublikasikan konten berkualitas secara konsisten. Dengan kata lain, Anda memerlukan rencana pemasaran yang baik.

Mengapa YouTube menjadi opsi yang begitu menarik untuk tujuan pemasaran? Sederhana saja, karena video pemasaran memang memiliki banyak penggemar pada saat ini. Penyampaian secara visual juga lebih mudah dicerna—dan bahkan menjadi hiburan bagi penggunanya. Sifat Youtube yang interaktif dan melibatkan pengguna juga akan membawa keuntungan bagi penjualan (misalnya Anda menceritakan apa “brandstory” Anda, tutorial pemakaian produk), kampanye pemasaran dan lain sebagainya.

 

Mengembangkan strategi pemasaran YouTube

Memasarkan di YouTube seperti memasarkan di platform sosial lainnya: langkah pertama adalah membuat strategi . Mulailah dengan menentukan tujuan Anda. Tuliskan target spesifik yang ingin Anda capai, misalnya klik, engagement, atau pelanggan sehingga Anda dapat menyusun tujuan spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan sesuai estimasi waktu yang telah Anda buat.

 

Konsistensi adalah kunci
Jika ingin saluran Anda berkembang, maka kuncinya adalah konsistensi. Seperti halnya blogging, semakin banyak konten yang diunggah di sana, semakin besar peluang Anda untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Sebagian besar saluran di Youtube yang sukses memiliki jadwal tayang yang sangat ketat. Para Youtuber atau brand ini juga mempromosikan video baru kepada pengikutnya di platform media sosial lain, sehingga mereka yang belum berlangganan ke salurannya masih dapat mengetahui kapan video baru akan dirilis. Saat Anda menyiapkan strategi pemasaran YouTube untuk bisnis Anda, pertimbangkan seberapa sering Anda dapat berkomitmen secara realistis untuk memposting konten baru dan pastikan Anda dapat mematuhinya.

 

Jenis-jenis video pemasaran

Setelah tahu apa tujuan dan kapan Anda ingin mempublikasikan, pertanyaannya adalah, jenis video apa yang bisa Anda buat? Pastikan untuk menjaga variasi agar penonton Anda tetap terhibur dan datang kembali. Selain itu, ada baiknya bereksperimen sejak dini dengan berbagai jenis video sehingga Anda dapat memahami mana yang paling berhasil dan mana yang tidak.

 

 

Listicles
Anda dapat membuat listicles yang menyoroti produk atau layanan Anda , misalnya "10 cara paling inovatif yang menggunakan (produk Anda)". Ingat, daftar tersebut harus selalu relevan dengan minat audiens dan lini bisnis Anda.
 

Video instruksi
Misalnya, jika Anda menjual furniture yang bisa dibongkar-pasang, Anda dapat membuat video petunjuk yang menunjukkan bagaimana cara memasang produk tersebut.

 

Video di balik layar
Salah satu cara untuk memanusiakan merek Anda dan menunjukkan bahwa Anda lebih dari sekadar produk atau layanan adalah dengan membagikan beberapa video di balik layar. Misalnya di balik pembuatan suatu produk, kunjungan pabrik, cerita di balik peluncuran produk.

 

Video produk
Video adalah cara yang bagus untuk menampilkan produk atau layanan Anda sendiri. Video produk ini dapat memandu pemirsa tentang cara menggunakan fitur tertentu, menampilkan produk baru, atau mengumumkan penawaran baru untuk usaha Anda.

 

Studi kasus
 Cara lain untuk mempromosikan bisnis dan produk atau layanan Anda adalah dengan membuat studi kasus video tentang klien Anda. Studi kasus ini tidak perlu berurusan secara eksklusif dengan produk Anda: mereka dapat berfokus pada cerita klien, pencapaian terbaru, atau rencana untuk masa depan.

 

Wawancara
Mewawancarai pakar dan influencer terkenal dari lini bisnis Anda adalah cara lain yang baik untuk menarik pemirsa baru. Para ahli ini akan memiliki pengikut sendiri, jadi jika mereka juga mempromosikan video, mereka dapat membantu mengarahkan trafik ke saluran YouTube Anda.

 

Jika digunakan dengan benar, YouTube bisa menjadi cara yang bagus untuk mempromosikan merek dan menjangkau lebih banyak calon pelanggan. Luangkan waktu untuk terlibat dengan pelanggan dan pemirsa Anda, serta cobalah untuk meningkatkan keterlibatan dengan setiap video. Terakhir,

Jangan lupa untuk mengoptimalkan saluran dan video untuk meningkatkan jangkauan Anda. (Kanakata Creative)

Send Message

location

GED 88, Tower A Level 38, Kota Kasablanca Jl. Casablanca Raya, Kav. 88, Jakarta 12870

email

jessica@kanakata.co

phone

085921153583

×