Katakan Tidak Pada Diskon

  • date September 21 2021

Dalam bisnis, memberikan potongan harga adalah hal yang biasa. Mulai dari 5 sampai 10 persen—tidak masalah! Akan tetapi, ketika Anda menjadikan perusahaan Anda sebagai solusi termurah, maka perusahaan Anda bukanlah yang paling berharga.

Saat calon klien sedang bernegosiasi dengan Anda, mereka juga melakukan tawar-menawar dengan pesaing Anda. Anda berpikir, “Jika pesaing bersedia menawarkan solusi mereka dengan harga itu, saya juga bisa, atau bahkan sedikit lebih rendah, yang penting deal.” Masalahnya adalah, begitu Anda memulai jalan ini, hampir tidak mungkin untuk keluar darinya. Saat Anda menawarkan diskon (apalagi terus-menerus), hanya itu yang mungkin dipikirkan orang tentang perusahaan Anda.

 

Budaya diskon menciptakan penjualan yang lemah

Saat Anda memberikan diskon, Anda memberikan contoh yang salah untuk tim Anda. Alih-alih mencari klien dan menjual nilai berharga dari produk dan jasa, tenaga penjualan Anda akan menjadi transaksional dan mulai menawarkan diskon bahkan tanpa diminta!

Ini adalah budaya penjualan yang lemah. Tenaga penjualan Anda akan selalu menggunakan cara termudah ini dan membuat klien Anda akan berpikir  bahwa harga yang diberikan di pasaran terlalu mahal, sehingga tidak mungkin bagi Anda untuk kembali ke harga “normal”. Bukan hanya terkenal murah, brand Anda pun akan mendapat citra lemah. Namun bukan berarti Anda tidak boleh memberikan diskon. Anda hanya perlu memastikan ketika Anda melakukannya, Anda melakukan dua hal ini.

 

Pertama, pastikan Anda mendapatkan sesuatu sebagai balasannya.

Masalah dengan diskon adalah mereka menciptakan hubungan pelanggan yang tidak seimbang. klien Anda datang, menuntut banyak hal, dan Anda memberikannya kepada mereka. Sebaliknya, Anda perlu meminta sesuatu sebagai balasannya, misalnya pastikan pemesanan berulang atau rekomendasi. Ini menciptakan hubungan timbal balik yang sehat.

Kedua, pastikan diskon Anda terstandarisasi

Jika Anda memberikan diskon, Anda tidak dapat memiliki fleksibilitas atau menawarkan penyesuaian. Tenaga penjualan Anda tidak bisa begitu saja memberikannya sesuai keinginan mereka. Anda harus menetapkan, diskon yang telah ditentukan sebelumnya untuk setiap penawaran yang Anda tawarkan.

 

Bagaimana bila mereka mengancam untuk tidak membeli—tanpa diskon?

Akan selalu ada calon klien yang menginginkan lebih, disinilah Anda harus menarik batasan yang jelas.

Jika mereka tidak mau berbisnis dengan Anda, kemungkinan besar mereka memang bukan pelanggan ideal Anda. Tidak jarang, calon klien akan membanding-bandingkan harga Anda dengan kompetitor atau menyebut bahwa Anda tidak akan bisa bertahan dengan harga tersebut?

Tenang, memang begitulah cara beberapa orang atau perusahaan bernegosiasi. Mereka mencoba untuk mendapatkan kesepakatan terbaik untuk bisnis mereka dan Anda harus menghormati itu. Jika Anda memiliki brand yang kuat dan dapat menunjukkan nilai yang Anda berikan, ada kemungkinan besar mereka tetap akan memilih Anda. (Kanakata Creative)

 

Kanakata Creative hadir menjawab kebutuhan Anda seputar produk konten dan desain yang berkualitas yang sesuai dengan target audiens Anda. Silahkan hubungi kami melalui email marketing@kanakata.co untuk berdiskusi lebih lanjut.

 

Send Message

location

GED 88, Tower A Level 38, Kota Kasablanca Jl. Casablanca Raya, Kav. 88, Jakarta 12870

email

jessica@kanakata.co

phone

085921153583

×