Inspirasi untuk Menulis Cerita

  • date May 17 2022

Nggak ada inspirasi nih! Alasan klasik ini yang kerap membuat Anda berhenti (sejenak) menulis. Semangat sih ada, tapi nggak tahu mau menulis apa. Tak perlu jauh-jauh menyendiri ke Ubud untuk mendapat inspirasi menulis, lakukan beberapa langkah ini, dan selamat datang inspirasi!

 

  1. Banyak membaca

Ya! Membaca adalah salah satu cara paling ampuh untuk mencari inspirasi menulis. Mau karya fiksi, non fiksi, tulisan di koran, majalah, bahkan blog, semua bisa jadi sumber inspirasi. Dengan membaca karya-karya fiksi, Anda bisa mendapatkan ide-ide alur yang menarik, karakter yang menakjubkan, hingga pemilihan kata yang apik. Sedangkan dengan membaca tulisan-tulisan non fiksi, Anda dapat memperoleh gambaran kehidupan masyarakat yang dapat Anda angkat dalam karya Anda. Biarkan ide-ide kreatif muncul dalam kepala Anda selama membaca dan jangan lupa tulis ide-ide itu supaya tidak hilang begitu saja.

 

  1. Drakor time!

Pasti Anda pernah tergerak untuk menulis suatu cerita setelah Anda menonton film atau acara TV tertentu. Anda mungkin kurang setuju dengan karakter tokoh utama, sehingga Anda memutuskan untuk membuat versi Anda sendiri. Mengapa tidak? Tinggal rangkai ide yang sudah ada tadi ke dalam tulisan. Cobalah menonton film atau serial yang bukan favorit Anda. Ini akan merangsang dan membuka perspektif baru yang bisa menjadi ide baru untuk dikembangkan pada tulisan Anda.

 

  1. La… la… la….  

Setiap lagu memiliki cerita dan pesan yang ingin disampaikan. Jika biasanya mendengarkan sambil lalu, kali ini perhatikan lebih dalam lirik atau melodinya. Perasaan apa yang timbul saat Anda mendengarkan lagu tersebut? Sedih, gembira… apa pun itu, tangkap segera dan jadikan sebagai inti cerita Anda, yang nantinya dikembangkan untuk cerita baru. Anda juga bisa membuat cerita berdasarkan lirik dari lagu yang Anda dengar. Pasti Anda pernah menemukan satu atau beberapa baris lirik yang ngena banget. Begitu Anda menemukan lirik semacam itu dan memvisualisasikan lirik itu dalam pikiran Anda, tanpa disadari Anda sudah mendapatkan ide baru. Segera tulis saat inspirasi muncul, sebelum menguap!

 

  1.  Jalan-jalan dulu!

Salah satu alasan mengapa Anda tidak kunjung mendapat inspirasi untuk menulis cerita bisa jadi karena Anda merasa sumpek setelah berkutat di meja yang sama. Tinggalkan dulu meja kerja, berjalan-jalan ke luar kompleks dulu saja. Sembari menghilangkan kepenatan, peristiwa-peristiwa yang Anda temui sepanjang jalan akan sangat bisa memberikan inspirasi baru. Anak kecil yang menarik-narik tangan ibunya, penjual gorengan yang murah senyum, atau penjual toko kelontong yang ketus… adalah tokoh-tokoh sempurna yang bisa dikembangkan menjadi satu cerita.

 

  1. Tulis pengalaman Anda sendiri.

Tidak sempat melakukan empat hal di atas? Anda selalu bisa menulis pengalaman Anda sendiri. Ingat-ingat kembali pengalaman yang Anda lalui dan tuliskan pengalaman itu apa adanya. Biarkan cerita Anda mengalir, beri penilaian belakangan. Justru cerita yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi bisa menjadi cerita yang lebih baik karena Anda betul-betul mengerti apa yang setiap tokoh rasakan dan latar suasana setiap adegannya. Dengan begitu, Anda dapat menciptakan adegan-adegan realistis yang juga dapat menyentuh hati pembaca.

 

Ingin mendiskusikan bagaimana menulis sejarah perusahaan tempat Anda bekerja dengan menarik tetapi tidak memiliki sumber daya yang mumpuni? Atau ingin mengisahkan perjalanan orang tua Anda yang memberikan inspirasi kepada anak-cucu? Segera tinggalkan pesan di bawah ini, atau kontak kami langsung di marketing@kanakata.co Apa pun yang menjadi kebutuhan publikasi Anda, Kanakata Creative adalah solusinya!

Send Message

location

GED 88, Tower A Level 38, Kota Kasablanca Jl. Casablanca Raya, Kav. 88, Jakarta 12870

email

marketing@kanakata.co

×