CEO TALKS: Belajar Tanpa Batas

  • date June 14 2022

Dua tahun lalu, tepatnya saat pandemi Covid-19 melanda, kita seolah dipaksa untuk berubah. Pertemuan secara fisik sementara waktu diminimalkan, sebagai gantinya semua pertemuan dan aktivitas dialihkan secara online. Awalnya tergagap, itu sudah pasti. Namun ternyata berada di rumah saja, memungkinkan kita untuk mengikuti kelas atau pelatihan yang sebelumnya tidak bisa lakukan karena keterbatasan waktu dan jarak. Belajar jarak jauh, termasuk dari praktisi dan universitas luar negeri, sangat bisa diikuti asalkan sanggup memenuhi persyaratan dan mengerjakan tugas-tugas tepat waktu.

Saya termasuk salah satu yang menjajal untuk mengikuti kelas-kelas yang diselenggarakan di dalam dan luar negeri. Waktu yang tadinya ‘habis di jalan’ saya gunakan secara efektif untuk menyimak pelajaran secara daring. Kalau pekerjaan sedang padat-padatnya, saya tetap bisa belajar menjelang tidur atau menyisihkan satu jam saja saat akhir pekan. Jangan salah, belajar secara daring bukannya tanpa tantangan. Yang terbesar, menurut saya, adalah bertanggung jawab secara mandiri untuk mau meng-klik materi pelajaran, fokus menyimak penjelasan daripada membuka medsos, dan menyisihkan waktu untuk mengerjakan tugas – walaupun tidak ada pengajar yang ‘meneror’ secara langsung. Dengan kata lain, tanggung sendiri konsekuensinya!

Untuk seseorang yang sudah cukup lama meninggalkan pendidikan formal, penyesuaian belajar lagi terasa lumayan menantang tetapi toh teratasi juga. Imbasnya, saya ketagihan untuk mempelajari hal-hal baru yang sebelumnya saya ingin tapi terhalang waktu dan tempat. Saya tidak mengejar gelar tertentu, jadi kelas-kelas singkat, praktikal, dan berelasi dengan pekerjaanlah yang menjadi pilihan saya. Apalagi perkembangan dunia kerja di era digital saat ini sangat pesat, sehingga bagi saya secara pribadi, tidak ada pilihan selain mau meng-upgrade wawasan agar bisa selalu relevan dan tidak ketinggalan.

Tiga bulan terakhir, kegiatan sudah kembali berangsur-angsur normal – seperti masa sebelum pandemi. Kita kembali berkejaran dengan waktu yang terbatas. Tapi pengalaman saya belajar secara daring dan mandiri, setidaknya telah membentuk pola manajemen waktu yang lebih efektif; bahwa selama punya keinginan untuk belajar dan memperluas wawasan, kita pasti akan menciptakan waktunya sendiri.

Rully Larasati, CEO Kanakata Creative

Send Message

location

GED 88, Tower A Level 38, Kota Kasablanca Jl. Casablanca Raya, Kav. 88, Jakarta 12870

email

marketing@kanakata.co

×