6 Langkah Menulis Naskah Novel Grafis

  • date September 20 2022

Sebuah cerita yang bagus, apa pun bentuknya, memiliki kesamaan: tokoh-tokohnya berkarakter kuat dan beragam, dialog yang cerdas, dan khusus untuk novel grafis adalah tampilan visual yang langsung menarik perhatian pembaca. Jangan abaikan proses penulisan dalam novel grafis itu sendiri yang meliputi outline, kesimpulan, dan membuat sketsa karakter.

 

Sebagai awalnya, kita mulai dengan enam langkah ini:

  1. Baca novel grafis yang lain. Sebelum membuat naskah, ada baiknya membaca dulu novel grafis yang ada, dan catat bagian apa saja yang secara pribadi Anda sukai dan menarik perhatian. Bisa jadi pilihan katanya, gaya berbahasa, atau penekanan pada kata-kata tertentu.
  2. Buat storyboard alias outline bergambar. Pahami cerita secara menyeluruh dan buat sketsanya sebelum mulai menulis naskahnya. Pada tahap ini sudah termasuk membuat sketsa karakter dan plot cerita, juga gambaran visual secara sederhana pada adegan khusus.
  3. Buat sinopsis. Cara ini membantu melengkapi bagian mana saja yang masih kurang. Petakan dengan jelas, bagian awal, tengah, dan akhir.
  4. Hubungkan antara gambar dan teks. Bayangkan naskah yang berisi dialog antartokoh, pikiran tokoh utama, atau adegan tertentu dituangkan dalam bentuk visual.
  5. Beri keterangan tambahan. Cantumkan efek suara seperti ‘syuut’ atau ‘gubrak’ yang akan menambah warna sekaligus menjelaskan cerita.
  6. Baca ulang naskah secara keseluruhan.  Baca kembali naskah yang sudah ditulis, memastikan konfliknya jelas dan resolusinya tercapai. Bisa juga ditambahkan teks pendek agar novel grafis lebih lengkap. (Kanakata Creative)

Send Message

location

GED 88, Tower A Level 38, Kota Kasablanca Jl. Casablanca Raya, Kav. 88, Jakarta 12870

email

marketing@kanakata.co

×